Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2012

Batu Besar

Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, “okay, sekarang waktunya untuk quiz.” Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkanya di meja. Kemudian ia mengisi ember ember tersebut dengan batu sebesar kepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk di masukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada siswa, “menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?”

Semua mahasiswa serentak berkata,Ya!”

Dosen bertanya kembali, “sungguhkah demikian?” kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-kerikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu-batu. Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada siswa,”nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?”

Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab,”mungkin tidak.”

“bagus sekali,” sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkanya ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada siswa, “baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?”

“belum!”sahut seluruh siswa.

Sekali lagi ia berkata,”bagus. Bagus sekali.” Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya kedalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh ke siswa dan bertanya,”tahukah kalian apa maksud ilustrasi ini?”

Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata,” maksudnya adalah, takpeduli seberapa jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kia bisa mengerjakanya.”

“oh, bukan itu,” sahut dosen,”bukan itu maksudnya. Kenyataan dari ilustrasi mengajarkan paa kita bahwa : bila anda tidak memasukkan “batu besar” terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya.”

Apa yang dimaksud dengan batu besar dalam hidup anda? Anan-anak anda; pasangan anda; pendidikan anda; hal-hal yang penting dalam hidup anda; mengajarkan sesuatu pada orang lain; melakukan pekerjaan yang anda cintai; waktu untuk diri sendiri; kesehatan anda; teman anda; atau semua yang berharga.

Ingatlah untuk semua selalu mamasukkan “batu besar” pertama kali atau anda akan kahilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.

Oleh karena itu, setiap pagi atau malam, ketika akan merenungkan cerita pendek ini, tanyala pada diri anda sendiri: “apakah “batu besar” selama hidup saya?” lalu kerjakan itu pertama kali.”

Senin, 23 April 2012

Ketekunan Adalah Kekuatan Anda

Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari usaha kecil yang anda lakukan terus-menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. Ketekuanan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka anda tidak berada disini sekarang. Setiap langkah menaikan nilai diri anda. Apa pun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Kerena ketekunan adalah daya tahan anda.

Pepatah mengatakan bahwa ribuan kilo meter langkah di mulai dengan satu langkah. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus anda mulai dari rumah anda. rumah anda yang paling baik adalah hati anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan anda dengan memajukan hati anda, kemudian pikiran anda dan usaha-usaha anda. Ketekunan hadir bila apa yang anda lakukan benar-benar berasal dari hati anda.

Situs tokoh-tokoh komik dunia :
http://www.dccomics.com

Jumat, 24 Februari 2012

Bersyukur pada apa saja

Anda wajib bersyukur pada apa saja yang menimpa anda. Ini ukan masalah keberuntungan. Bersyukur menunutut anda untuk senantiasa menyingkirkan sisi negatif dari hidup. Orang lain mungkin mengatakan bahwa anda tidak realistis. Namun sebenarnya sikap anda jauh lebih realistis, yaitu membebaskan diri anda dari kecemasan atas kesalahan.

Berayukur mendorong anda unutk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup anda selain sikap bersyukur. Semakin banyak anda bersyukur semakin banyak anda menerima .semakin banyaak anda mengingkari, semakin berat beban yang anda jejalkan pada diri anda. Kebanyakan orang lebih terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya. Sedikit sekali yang melihat pada keberhasilan lalu mensyukurinya. Karena, anda tak kan pernah berhasil dengan menggerutu dan berkeluh kesah. Anda berhasil karena bersaha. Sedangkan usaha anda lakukan karena anda melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah sisi positif itu tampak di pandangan anda.

Jumat, 03 Februari 2012

Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit

Pepatah ini sederhana saja,”sedikit demi sedikit” ,lama-lama menjadi bukit.kita bisa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen,pada saatya kita akan dapat sepundi. Namun sesunggunya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.

Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yaitu : bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.

Bagaimana tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secerah kasih sayang didalamnya. Ucapan terima kasih , sesungging senyum , sapaan ramah,atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi dari pada bukit tabunga anda.